Rabu, 13 April 2016

Maentance dan repair



Maetance dan repair
dari unit komputer
secara garis besar kegiatan maintenance komputer (perawatan komputer) dibagi atas dua bagian besar:
  • maintenance software
  • maintenance hardware
       maintenance software yang umum dikerjakan adalah update software seperti antivirus, update patch software yangdigunakan dan update update lainnya.
maintenance hardware meliputi perawatan teknis terhadap semua bagian perangkat keras dari komputer, mulai dari pembersihan bagian bagian CPU, monitor, perangkat input, perangkat cetak dan perangkat jaringannya
kegiatan maintenance komputer ditujukan untuk menjaga kesinambungan operasional dari unit komputer yang digunakan. kegiatan maintenance komputer dilaksanakan secara berkala, atau waktunya ditentukan sesuai kebijakan masing masing pihak yang menanganinya.
        beberapa hal yang harus di HINDARI cara merawat komputer secara hardware agar berhati-hati membersihkan lapisan isolator pada PCB terkelupas sehingga menyebabkan korosi pada jalur tembaga. Kalau ini terjadi, maka perawatan komputer akan lebih sulit karena harus mengganti peripheral tersebut. Apabila terjadi korosi pada soket, gunakan contact cleaner/degreaser cleaner untuk membersihkannya. jangan gunakan kuas untuk membersihkan soket-soket dikhawatirkan ada debu yang masuk.
       jika anda pengguna antusias atau sering menggunakan komputer dengan kinerja tinggi untuk aktivitas seperti game dan multimedia (editing photo and video), ada baiknya untuk menambah sitem pendingin dengan yang lebih baik. Pada dasarnya hampir seluruh sistem pendingin yang disertakan bersama paket pembelian processor (pendingin default) sudah mencukupi kebutuhan proses pendinginan processor.


       tegangan kadang tinggi atau malah justru rendah (spanning) dalam jangka panjang akan menyebabkan komputer mati secara mendadak tanpa proses Shutdown. Selalu monitoring kondisi listrik di rumah anda, jika berada pada daerah yang sering terjadi pemadaman listrik (kebanyakan luar jawa) harap menggunakan UPS (semacam penampung daya sementara agar dapat mematikan komputer dengan benar menggunakan proses shutdown) dan stabilizer (penstabil tegangan listrik) untuk mengantisipasinya.
       Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga sirkulasi/ penggantian udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi udara yang kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas dan dapat memperpendek umur komponen komputer tersebut. Oleh karena itu, usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. bila dipandang perlu pasang AC di dalam CPU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar